DANBO

Merry Christmas 2011 and Happy New Year 2012

GONG XI FA CAI 2012

Xin Nian Kuai Le. Wan Xi Ru Yi. Sen Ti Chien Kang.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tuesday, April 29, 2014

Sunting "Berburu Oleh-Oleh di Malioboro" (8)


Berkunjung ke daerah Jogjakarta belum lengkap bila tidak membeli oleh-oleh khas daerah ini. Salah satu kawasan yang menyediakan berbagai macam pernak-pernik (dan kuliner) khas Jogja dapat ditemui di sini. Berbagai macam kuliner dan pernak-pernik khas Jogja (pilihan) untuk dijadikan cinderamata dapat dipilih sendiri.


Kawasan Malioboro atau biasa yang lebih dikenal dengan Jalan Malioboro, ini memang (telah) sudah dikenal oleh kalangan luas sebagai tempat yang wajib didatangi bila berkunjung ke Jogjakarta. Letaknya tak jauh dari alun-alun Kota Jogjakarta. Di sini terdapat tempat khusus bagi kendaraan bus pariwisata yang membawa wisatawan untuk parkir dan wisatawan pun bisa dengan tenang menyusuri Jalan Malioboro.

Masuk ke dalam kawasan Jalan Malioboro dari tempat parkir bus, (layaknya pedagang kaki lima) wisatawan langsung disuguhi oleh berbagai pedagang yang menjual dagangannya di pinggiran jalan sepanjang Jalan Malioboro, layaknya pedagang kaki lima. Banyak pedagang yang menjual barang dagangannya di depan toko-toko yang berada dipinggiran jalan. Hal ini mengingatkan pedagang serupa di kawasan Glodok yang menjual dangangannya di emperan toko.

Mulai di bagian depan, banyak pedagang yang menjual berbagai cinderamata seperti gantungan kunci dan juga ada beberapa distro yang menjual pakaian seperti kaos, baju batik, dan topi. salah satunya yang banyak bergambarkan Jogja. Tidak hanya itu, di sepanjang jalan juga berderet kuliner-kuliner khas Jogja.

Selanjutnya, jika (Bila) terus ditelusuri lebih ke dalam lagi, kita akan menemui berbagai macam (pernak-pernik dapat ditemui.) pedagang yang menjual barang dagangannya. Ada yang menjual pakaian kaos, sandal, gantungan kunci, dan masih  banyak lainnya yang pasti dengan harga semakin bervariatif. Di sinilah, kelihaian menawar anda akan diuji.

Hampir separuh Jalan Malioboro ditelusuri, akan ditemui pertigaan. Cobalah masuk ke dalam jalan tersebut. Walaupun memang terlihat sepi, namun di dalam jalan tersebut juga ada toko-toko, salah satunya menjual kaos khas Jogja dan juga beberapa penginapan di jalan tersebut.
Satu tips bila anda berbelanja oleh-oleh di kawasan Jalan Malioboro ini, jangan lupa untuk bersiap dalam hal tawar-menawar harga. Bila memiliki (sedikit) keahlian berbahasa Jawa, jangan ragu menggunakannya untuk menawar harga, karena (mungkin saja) dijamin Anda akan mendapatkan harga yang paling menarik. Selamat berburu oleh-oleh.

Tuesday, April 1, 2014

Mengenal Kehidupan Melalui Sekotak Brownies “MAMA CAKE” (7)





Diawali dengan perjalanan 3 sekawan, Raka (Omesh) dan dua sahabatnya, Willy (Boy William) serta Rio (Arie Dagienkz), yang berkelana dari Jakarta menuju Kota Bandung untuk membeli brownies kukus “Mama Cake”. Ayah Raka (Rudy Salam) menyuruhnya untuk membeli langsung dari toko pembuatnya demi memenuhi keinginan neneknya (Nani Wijaya)  yang sedang sekarat di rumah sakit.

Di dalamnya mereka bertiga berdialog layaknya kebanyakan orang mengobrol dengan teman atau sahabatnya. Dialog natural mengalir dalam film ini. Dalam perjalanan mereka bertiga yang seharusnya simple namun berubah rumit sehingga kita diajak terbawa oleh suasana jalannya cerita yang disutradarai oleh Anggy Umbara ini.

Film ini memang dibungkus dengan balutan drama komedi namun juga sedikit menjelaskan tentang arti kehidupan yang bernuansa religi. Di awal film ini tidak terlihat nuansa religi, tapi diakhir film tersebut ditutup dengan nilai-nilai yang kental dengan religi.

Melalui film ini kita diajak mengenal apa itu arti amanah yang sebenarnya. Raka bisa saja membeli brownies kukus di tempat lain, namun karena ia disadarkan dalam beberapa kejadian yang telah ia lalui, Raka tetap membeli brownies di toko tersebut, walaupun ia terus mendapatkan pelayanan yang aneh oleh si pelayan (Candil).

Bila diperhatikan, film ini sedikit memperpanjang beberapa adegan dalam cerita. Walaupun begitu, film ini masih sangat cocok untuk dinikmati para penggemar drama komedi yang diakhiri malalui anti klimaks yang menyentuh.

RULES !!!

iBlogger.web.id Aksesoris Blog Moody Blogger by Moch. Iqbal Chahyadi